Kumpulan perintah-perintah dasar Unix

Kamis, 12 Agustus 2010

Ini adalah perintah dasar dari unix yang saya temukan ketika saya sedang berjalan2 di blog shabat
Iseng-iseng untuk buat tutrial unix supaya bisa share dengan rekan-rekan dan untuk mempermudah newbie yang mau belajar tentang unix. 
Ok kita mulai saja
ls
Untuk melihat isi directory seperti halnya dir didalam DOS
Option : ls –al untuk melihat isi directory beserta attribut nya
touch
Untuk membuat file kosong
Contoh :
touch README akan membuat sebuah file kosong bernama README
echo
perintah untuk menampilkan sebuah kata atau kalimat
Contoh :
echo “saya sedang belajar linux” > README
echo “di IT NGO Forum training center” >> README
perbedaan tanda “>” dengan “>>” adalah hasil yang di berikan apabila menggunakan “>” berarti overwrite tetapi “>>” berarti sisipkan kalimat atau kata tersebut dibaris berikutnya
cat
perintah untuk membaca isi sebuah file text dan menampilkan nya dilayar
grep
Perintah untuk menemukan dan menampilkan satu baris yang mengandung satu buah kata tertentu. Perintah ini biasanya digabungkan dengan perintah-perintah untuk menampilkan text yang lain
Contoh :
cat README | grep linux
Perintah tersebut akan menghasilkan baris seperti berikut ini.
saya sedang belajar linux
“|” disebut juga pipeline, biasanya berada diatas tombol backslash. Pipeline dipergunakan untuk menggabungkan dua buah perintah secara bersamaan.
cp
perintah untuk mengcopy file atau directory
option : cp –R
contoh :
cp README BACALAH
perintah ini akan mengcopy file README ke file baru bernama BACALAH
mv
Perintah ini bisa digunakan untuk merubah nama file atau directory atau memindahkan file atau directory.
Contoh :
mv README INSTALL
Perintah ini akan mengganti nama file README menjadi INSTALL
rm
Perintah untuk menghapus file
Option : rm –rf (perintah untuk menghapus file atau directory secara recursif)
Contoh :
rm INSTALL
Perintah ini akan menghapus file INSTALL
mkdir
perintah untuk membuat directory
contoh :
mkdir data dokumen
perintah ini akan menghasilkan 2 directory bernama data dan dokumen
rmdir
Perintah untuk menghapus directory kosong. Apabila didalam directory tersebut terdapat file atau directory lagi maka perintah ini tidak dapat dipakai
Contoh :
rmdir dokumen
cd
Perintah untuk berpindah antar directory.
Contoh :
cd data akan berpindah dari directory aktif ke directory data
cd ~ akan berpindah dari directory aktif ke home directory user aktif
cd /etc akan berpindah ke root directory kemudian masuk ke directory etc
cd /usr/src akan berpindah ke root directory kemudian directory usr dan kemudian ke directory src atau akan berpindah langsung ke directory /usr/src
cd .. akan berpindah satu directory ke directory yang lebih rendah
cd ../ftp akan berpindah satu directory ke directory yang lebih rendah kemudian masuk ke directory ftp yang ada satu tikangkat dengan directory tersebut.
pwd
Perintah untuk melihat sedang berada di directory mana kita sekarang.
more
Perintah untuk melihat isi sebuah file. Apabila file tersebut ditampilkan lebih dari satu halaman, maka akan ditampilkan per halaman layar monitor.
Contoh :
more README
less
Perintah ini fungsi dan kegunaannya sama dengan more.
tail
Perintah untuk menampilkan 10 baris terakhir dari file text.
Contoh :
tail README
Apabila file README terdiri dari lebih dari sepuluh baris text maka perintah tail ini hanya akan menampilkan 10 baris terakhir saja. Tetapi apabila kurang dari 10 baris maka akan ditampilkan semuanya. head
Perintah untuk melihat baris awal dari suatu file text
Contoh :
head -10 README
Perintah ini akan menampilkan 10 baris pertama dari file README
clear
Perintah untuk membersihkan kembali layar.
reboot
Perintah untuk merestart komputer langsung pada saat itu juga

halt
Perintah untuk mematikan komputer pada saat itu juga
shutdown
Perintah ini pada dasar nya sama seperti perintah halt dan reboot.
Option :
shutdown –r (time/now) untuk restart
shutdown –h (time/now) untuk mematikan komputer
Contoh :
shutdown –h now untuk mematikan komputer sekarang juga
shutdown -r now untuk merestart komputer sekarang juga
shutdown –r 5 untuk merestart komputer dalam waktu 5 menit. Biasanya digunakan untuk mengasih kesempatan kepada client untuk save dulu data

useradd / adduser
perintah untuk membuat user baru (hanya bisa dilakukan oleh root)
contoh :
useradd giest
Perintah tersebut akan membuat satu user bernama giest dengan home directory standar /home/giest dan shell /bin/bash
Option :
useradd giest –u 1000 –g users –d /home/giest –s /bin/bash
Perintah tersebut akan membuat satu user bernama giest, dengan user id 1000 group nya users (group users tersebut harus sudah terlebih dahulu dibuat) home directory /home/giest dan shell nya /bin/bash
passwd
Perintah untuk merubah password. Apabila di lakukan di account root maka bisa untuk merubah password user yang lain.
Contoh :
passwd
passwd giest
perintah tersebut untuk merubah password user yang sedang aktif atau apabila nama user nya di tentukan, akan merubah password untuk user tersebut.
su
Subtitute User atau berpindah dari satu user ke user yang lain.
Contoh :
su
su giest
Perintah ini akan menyebabkan kita berpindah dari user aktif ke user giest. Apabila kita berpindah dari root ke user biasa, maka kita tidak akan diminta untuk memasukan password. Tetapi apabila berpindah dari user biasa ke root atau dari user biasa ke user biasa lainnya, kita akan diminta untuk memasukan password.
Perintah su saja tanpa memasukan nama user akan dianggap kita berpindah dari user aktif ke root.
userdel (tidak berlaku untuk semua *nix)
Perintah untuk menghapus suatu account user.
Option : userdel –r untuk menghapus user account beserta home directory nya.
Contoh :
userdel –r giest
Perintah ini akan menghapus user giest beserta home directory /home/giest.
groupadd
Perintah untuk membuat sebuah group baru
Contoh :
groupadd webmaster
Perintah ini akan menghasilkan satu buah group baru bernama webmaster.
groupdel
Perintah untuk menghapus satu group.
Contoh :
groupdel webmaster
Perintah ini akan menghapus group webmaster.
whereis
Perintah untuk mencari lokasi suatu file
Contoh :
whereis README
find
Perintah untuk mencari file di sebuah directory tertentu
Contoh :
find /home/giest –name README
Perintah tersebut akan berusaha mencari file README di directory /home/giest atau di directory –directory lain didalamnya.
locate
Ini juga perintah untuk mencari file dengan berdasarkan database yang telah dibentuk sebelumnya.
Contoh :
locate README
Perintah ini akan berusaha mencari semua file yang mengandung nama README di seluruh directory.
man
Perintah untuk melihat manual perintah-perintah di linux.
Contoh :
man ls
Perintah ini akan menampilkan manual dari ls.
chown
Perintah untuk merubah kepemilikan file atau directory.
Option : chown –r
Contoh :
chown giest.users README
Untuk di BSD silahkan ganti giest.users menjadi giest:users (titik menjadi titik dua)
Perintah ini akan merubah status kepemilikan file README menjadi milik user giest dan group users.
chmod
Perintah untuk merubah mode sebuah file
Contoh :
chmod 755 README
Perintah ini akan merubah mode atribut file README menjadi rwxr-xr-x atau mode read write eksekusi untuk owner atau pemilik, mode read dan eksekusi saja untuk user yang satu group dan mode read dan eksekusi saja untuk user lain selain yang satu group.
Berikut ini model status kepemilikan file
Atribut sebuah file biasanya terdiri dari 10 digit (- — — —) yang secara umum bisa dibagi 4 bagian. Satu digit pertama adalah status dari file tersebut “d” berarti directory “l” berarti link ke file yang lain. Tiga digit berikutnya adalah mode untuk pemilik file atau owner. Tiga digit berikutnya untuk user yang satu group dan tiga digit terakhir untuk user yang tidak satu group atau disebut juga other.
Mode file berdasarkan bilangan binary dimana apabila pada digit tersebut bernilai satu maka akan diangga digit tersebut aktif
Contoh : – rwx r-x r-x maka bisa dituliskan sebagai – 111 101 101 atau kalau dalam bilangan desimal bisa juga ditulis sebagai 755
who
Perintah ini akan menampilkan siapa saja yang sedang login waktu login dan jenis terminal.
w
Perintah ini hampir sama dengan who hanya akan menampilkan lebih banyak keterangan seperti berapa lama idle dan remote login.
dmesg
Perintah untuk melihat log boot. Biasanya digunakan untuk mendeteksi kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi ketika boot.
mount
Perintah ini digunakan untuk me mount atau mengaitkan sebuah device seperti floppy, hard disk atau cdrom ke direktory tertentu. Hanya super user atau root yang bisa melakukan perintah ini
Contoh :
mount –t iso9660 /dev/cdrom /mnt/cdrom
Perintah ini akan me mounting cdrom ke direktory /mnt/cdrom sehingga apabila kita ingin mengakses cdrom cukup masuk ke direktory /mnt/cdrom
Untuk perintah lebih lengkapnya coba buka manualnya.
umount
Perintah ini digunakan untuk melepas kembali mounting suatu device.
Contoh :
umount /mnt/cdrom
tar
Perintah untuk menyatukan atau mengekstrak file dari media seperti tape drive atau harddisk.
Option :
tar –cvf untuk menyatukan banyak dalam satu directory menjadi satu file saja
tar –xvf untuk meng ekstrak file yang sudah dengan perintah tar sebelumnya disebut juga file tar.
Contoh :
tar –cvf dokumen.tar dokumen untuk menyatukan
tar –xvf dokumen.tar untuk meng ekstrak

gzip
Perintah untuk memperkecil ukuran file dengan cara meng kompres versi GNU. Untuk men zip sebuah directory, terlebih dahulu directory tersebut di satukan dengan tar.
Contoh :
gzip README
akan men zip file README menjadi README.gz
gunzip
Perintah untuk meng unzip file yang telah di zip dengan gzip.
Contoh :
gunzip README.gz

zip
Berfungsi sama dengan gzip tetapi file yang dihasilkan ber ekstensi zip.
unzip
Untuk meng ekstrak file yang dihasilkan oleh zip
bzip2
Fungsi nya sama dengan zip dan gzip tetapi file yang dihasilkan ber ekstensi bz2 dan biasanya ukuran file nya lebih kecil karena faktor kompresinya yang lebih padat.
bunzip2
Berfungsi untuk meng ekstrak file yang di zip dengan menggunakan bzip2
wall
Perintah untuk menampilkan pesan di seluruh layar terminal yang sedang aktif
Contoh :
wall
dear everyone, server akan dimatikan dalam 10 menit
ctrl+d
Maka diseluruh terminal yang aktif akan muncul pesan
Dear everyone, server akan dimatikan dalam 10 menit
ps
Perintah untuk menampilkan proses yang sedang berjalan di latar belakang.
Option :
ps ax untuk menampilkan proses beserta keterangannya
ps aux akan ditampilkan beserta nama user yang mengeksekusi proses
kill
Perintah untuk menghentikan sebuah proses.
Option : kill -9 mematikan proses secara paksa.
Contoh :
kill -9 2320
Perintah tersebut akan mematikan proses dengan nomor proses id (PID) 2320. Untuk melihat nomor proses digunakan perintah ps
killall
Perintah untuk mematikan proses berdasarkan nama proses. Proses ini biasanya digunakan apabila suatu proses memiliki lebih dari satu child proses sehingga kalau di matikan satu-demi satu akan lama.
Option : killall –HUP perintah ini akan mematikan untuk kemudian menghidupkan kembali sebuah proses atau restart sebuah proses.
Contoh :
killall –HUP httpd
Dengan perintah diatas maka proses httpd beserta seluruh child proses nya akan di hentikan dan kemudian dihidupkan kembali.
uname
Perintah untuk melihat nama komputer, kernel yang sedang aktif
id
Perintah untuk melihat user id user yang sedang aktif.
history
Perintah untuk melihat history dari perintah-perintah yang sebelumnya pernah kita ketikan.
&
Perintah untuk membebaskan shell agar bisa dipergunakan untuk meng eksekusi perintah yang lain. Perintah ini biasanya digunakan dibelakang perintah lain.
Contoh :
httpd &
Perintah ini akan menyebabkan httpd dijalankan dibelakang dan shell bisa tetap dipakai.
bg
Perintah ini untuk menjalankan kembali dilatar belakang perintah yang dihentikan sementara dengan menekan ctrl – z.
fg
Perintah ini untuk kembali menampilkan perintah yang sebelumnya sudah di kebelakang kan dengan perintah bg.
alias
Perintah untuk memberikan nama lain dari suatu perintah.
Contoh :
alias dir=ls
Perintah ini akan membuat kita bisa melakukan perintah ls dengan hanya mengetikan dir seperti di DOS
unalias
Perintah untuk membebaskan kembali alias yang sudah kita buat sebelumnya.
Contoh :
unalias dir
link
perintah ini digunakan untuk membuat sebuah link file yang akan menduplikasi file yang lain. Apabila file target dirubah file link juga akan ikut berubah.
Contoh :
link README BACALAH
unlink
Perintah untuk menghapus file link yang sebelumnya dibuat dengan perintah link.
ln
Perintah untuk membuat simbolik link. Simbolik link ini bisa berbentuk file atau directory.
Contoh :
ln –s data dokumen
Perintah ini akan membuat sebuah simbolik link bernama data untuk direktory dokumen sehingga apabila kita akan berpindah ke direktori dokumen cukup dengan perintah cd data
ifconfig
Perintah untuk melihat atau merubah konfigurasi IP address ethernet card.
Contoh :
ifconfig untuk melihat IP address komputer.
Ifconfig eth0 192.168.0.1 netmask 255.255.255.0
Perintah diatas akan memasukan atau merubah ip address ethernet ke nol menjadi 192.168.0.1 dengan netmask 255.255.255.0
Untuk BSD dan OS X penamaan ethernet sangat berbeda dengan Linux dimana Linux untuk semua ethernet dikasih namah ethx dimana x adalah nomor. Sementara untuk BSD dan OS X setiap jenis dan merk ethernet memiliki simbol ternendiri.
ping
Perintah untuk melakukan test koneksi antara dua komputer.
netstat
Perintah untuk melihat status port yang terbuka atau terlihat dari network.
 Sumber: http://samhendro.wordpress.com



Artikel Terkait:

0 comments:

Posting Komentar